Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Lombok Utara Bahas Penguatan Data Pemilih, Pengawasan Berbasis AI, dan Agenda Kelembagaan

foto rapat

Dokumentasi Rapat Internal Bawaslu Lombok Utara, Senin (20/4/2026).

lombokutara.bawaslu.go id — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lombok Utara (KLU) menggelar rapat internal yang membahas penguatan pengelolaan data pemilih, strategi pengawasan berbasis teknologi, serta sejumlah agenda kelembagaan ke depan, termasuk sosialisasi pendidikan demokrasi dan kegiatan kebersamaan, yang diselenggarakan diruang rapat Bawaslu Lombok Utara.

Ketua Bawaslu Lombok Utara, Deni Hartawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa penguatan sistem penyimpanan data menjadi perhatian utama lembaga.

“Terkait bank data itu sedang diusahakan, baik secara offline menggunakan harddisk maupun online melalui Google Drive, agar kebutuhan data dari Bawaslu Provinsi maupun Bawaslu RI dapat terpenuhi dengan cepat,” ujarnya.

Selain itu, Deni juga menyoroti tantangan pengawasan ke depan, khususnya terkait penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam kampanye.

“Bagaimana jika ke depan ada kampanye menggunakan AI, seperti manipulasi wajah presiden atau pihak tertentu, ini menjadi pekerjaan rumah kita agar pengawasan berbasis AI dapat terakomodir dalam regulasi,” tegasnya.

Dikesempatan yang sama, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Lombok Utara, Ria Sukandi, memaparkan capaian pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026. Ia menyebutkan bahwa jumlah pemilih mencapai sekitar 192.794 Pemilih, meningkat dari 185.460 Pimilih pada Pilkada 2024.

“Terjadi peningkatan sekitar 7.334 pemilih Dari awal pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) atau rata rata penambahan pemilih setiap periodik atau triwulan sejumlah 1.456 pemilih dari tahun 2025.

Ria juga menambahkan pentingnya penguatan sistem data internal.

“Kami mendorong adanya bank data terpusat, sehingga ketika dibutuhkan, data dapat diakses dengan cepat dan akurat,” tambahnya.

Selain itu, dalam rapat tersebut juga dibahas rencana sosialisasi pendidikan demokrasi di madrasah yang berjumlah sekitar 47 lembaga di Kabupaten Lombok Utara.

Sementara, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Lombok Utara, Dr. Suliadi, mengingatkan pentingnya pengaturan jadwal yang efektif.

“Pelaksanaan kegiatan diharapkan dapat dikondisikan dengan baik agar berjalan tertib dan efisien,” ujarnya.l

Sebagai informasi, Bawaslu Lombok Utara menegaskan komitmen untuk meningkatkan kinerja pengawasan, pengelolaan data, serta partisipasi publik dalam rangka mendukung pelaksanaan pemilu yang berkualitas di masa mendatang.

Penulis dan Foto: Wr

Editor: Rs