Jumpa Berlian, Bawaslu Lombok Utara Perkuat Integritas Pengawas Melalui Siraman Rohani Islam (SIROIS)
|
lombokutara.bawaslu.go.id — Bawaslu Kabupaten Lombok Utara terus berupaya memperkuat integritas jajaran pengawas pemilu melalui kegiatan Jumpa Berlian Episode 2 yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (24/7/2026). Pada kesempatan tersebut, peserta mendapatkan materi Siraman Rohani Islam (SIROIS) sebagai penguatan nilai moral dan etika dalam menjalankan tugas pengawasan.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Lombok Utara, Dr. Suliadi, menyampaikan bahwa integritas seorang pengawas pemilu tidak cukup dibangun melalui pemahaman terhadap regulasi semata, tetapi juga harus berlandaskan nilai-nilai religius yang menjadi fondasi moral dalam menjalankan amanah. Menurutnya, setiap tindakan manusia berada dalam pengawasan Tuhan sebagaimana firman Allah SWT, "Innallaha kana 'alaikum raqiba" yang bermakna bahwa Allah senantiasa mengawasi setiap perbuatan manusia. Nilai tersebut menjadi pengingat bagi setiap pengawas agar selalu menjaga kejujuran dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas.
"Segala tindakan kita, termasuk dalam menjalankan pengawasan pemilu, selalu diawasi oleh Tuhan. Karena itu, jangan sampai melakukan perbuatan tercela yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng nama baik lembaga," ujar Suliadi.
Dikatakan juga, pengawas pemilu harus mampu menjaga diri dari berbagai bentuk penyimpangan, terutama godaan yang bersifat materialistis seperti suap maupun upaya mengubah hasil perolehan suara. Menurutnya, tantangan tersebut akan semakin besar ketika memasuki tahapan kampanye hingga proses pemungutan dan penghitungan suara.
Selain itu, Suliadi menjelaskan bahwa seluruh agama mengajarkan nilai-nilai kebaikan. Dalam ajaran Hindu, misalnya, dikenal konsep Tri Kaya Parisudha, yaitu penyucian pikiran, perkataan, dan perbuatan. Nilai-nilai universal tersebut diharapkan menjadi landasan moral bagi seluruh jajaran pengawas dalam menjaga integritas.
"Nilai-nilai religius harus menjadi sokoguru yang menopang integritas pengawas, sehingga dalam kondisi apa pun tetap mampu menjaga amanah dan kepercayaan masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lombok Utara, I Putu Windrawan, S.E., mengatakan bahwa kegiatan Jumpa Berlian merupakan salah satu ruang pembinaan internal yang bertujuan meningkatkan kapasitas sekaligus memperkuat karakter seluruh jajaran.
Menurutnya, penguatan kompetensi harus berjalan beriringan dengan pembinaan mental dan spiritual agar setiap insan pengawas memiliki integritas yang kokoh dalam menjalankan tugas kelembagaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Lombok Utara semakin memahami pentingnya menjadikan nilai-nilai religius sebagai landasan dalam menjalankan pengawasan pemilu yang profesional, berintegritas, dan berkeadilan.
Penulis dan Foto: Wr
Editor: Wr