Jumpa Berlian Episode 4, Perkuat Pemahaman Struktur Organisasi dan Tata Kerja Bawaslu
|
lombokutara.bawaslu.go.id—Bawaslu Kabupaten Lombok Utara kembali menggelar program Jumpa Berlian Episode 4 secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (7/8/2026). Kegiatan yang mengangkat tema "Struktur Organisasi dan Tata Kerja Bawaslu" ini bertujuan memperkuat pemahaman jajaran sekretariat mengenai struktur kelembagaan, pola hubungan kerja, serta pelaksanaan tugas dan fungsi di lingkungan Bawaslu. Sebelum memasuki sesi utama, kegiatan diawali dengan Siraman Rohani Islam (SIROIS) sebagai penguatan nilai integritas bagi seluruh peserta.
Arsiparis Ahli Pertama Bawaslu Lombok Utara, Moh. Arief Hidayat, menyampaikan bahwa pemahaman terhadap struktur organisasi dan tata kerja menjadi fondasi penting dalam mewujudkan aparatur sekretariat yang profesional. Menurutnya, setiap pegawai perlu memahami posisi, kewenangan, serta pola koordinasi antarbagian agar pelaksanaan tugas berjalan efektif dan selaras dengan ketentuan organisasi.
"Pemahaman mengenai struktur organisasi dan tata kerja bukan hanya sebatas mengetahui bagan kelembagaan, tetapi juga memahami hubungan kerja, pembagian tugas, serta mekanisme koordinasi sehingga setiap fungsi dapat berjalan secara optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan Pemilu," ungkap Moh. Arief Hidayat.
Pada kesempatan yang sama, Koordinator Sekretariat, I Putu Windrawan, menambahkan bahwa hubungan kerja antara unsur pimpinan dan sekretariat memiliki keterkaitan yang erat dalam mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan. Ia menjelaskan bahwa sejumlah fungsi, termasuk data dan informasi, merupakan bagian dari pola kerja lintas bagian yang harus dipahami oleh seluruh jajaran agar koordinasi berjalan optimal.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa regulasi terbaru mengenai struktur organisasi memberikan penyempurnaan terhadap pembagian tugas di lingkungan sekretariat sehingga setiap bagian memiliki ruang lingkup kerja yang semakin jelas.
"Pada pengaturan yang baru terdapat penyempurnaan pembagian bagian, di antaranya menjadi Perencanaan, Keuangan, SDM dan Umum, serta Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, Hubungan Masyarakat dan Data Informasi. Dengan demikian, pembagian fungsi menjadi lebih jelas sehingga memudahkan pelaksanaan tugas sesuai kewenangan masing-masing," imbuhnya.
Paparan materi kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi yang berlangsung interaktif. Sejumlah peserta mengajukan pertanyaan mengenai implementasi jabatan fungsional, khususnya analis kebijakan dan pengawas pemilu. Melalui diskusi tersebut, peserta memperoleh penjelasan mengenai keterkaitan regulasi jabatan fungsional dengan pelaksanaan tugas di lingkungan Bawaslu sehingga semakin memperkuat pemahaman terhadap tata kelola organisasi dan pembagian fungsi kelembagaan.
Menutup kegiatan, Ketua Bawaslu Lombok Utara, Deni Hartawan, mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang aktif berdiskusi. Ia menilai pola pembelajaran yang disertai dialog dua arah perlu terus dipertahankan agar seluruh jajaran tidak hanya menerima materi, tetapi juga mampu memperkaya pemahaman melalui pertukaran gagasan.
"Diskusinya menarik dan sudah ada timbal balik dari peserta. Ke depan, bukan hanya pemateri atau moderator yang mempersiapkan materi, tetapi kita semua harus terus belajar agar diskusi menjadi lebih hidup, kritis, dan mampu memperkuat pemahaman terhadap isu-isu kelembagaan maupun tugas pengawasan," tambah Deni Hartawan.
Melalui program Jumpa Berlian, Bawaslu Kabupaten Lombok Utara terus mendorong budaya belajar di lingkungan internal sebagai bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia. Program ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman kelembagaan, memperkuat koordinasi antarfungsi, serta mendukung terwujudnya pelaksanaan tugas pengawasan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.
Penulis dan Foto: Wr
Editor: Wr